Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Desember 2011

Cerah Dunia

By: Saepullah

Kabut malam menghiasi dunia
Air mengalir dalam lintasan riuh gelombang
Menuai hasil kian mendera
Insting pun menjalar ramah
Sambut hari nan cerah penuh ramah

Minggu, 04 Desember 2011

Bait Rindu

By: Saepullah

kasih,
terurai air mata
kala ijab qabul usai kuucap

kasih,
mata ini mengharap surga
dalam naungan bersamamu

kasih,
titip rindu untuk kebersamaan
yang selalu kita jalani

kasih,
sayangku untukmu. 

Hanya

By: Yoan S. Nugraha
setelah malam tiba di langit
sampaikan pada bulan
tentang cerita embun basah
... bahwa dinginnya hangat sudah
terapit diantara peluk dan desah
sampaikan pada awan
cerita mendung yang hujan
bahwa gerimis tidak sendirian

setelah larut tiba di simpang subuh
sampaikan pada sepi
tentang rindu didekap rengkuh
bahwa kecupnya hanya sebatas pinggir
bisiknya tidak sebatas bibir

setelah kau lelap di batas nyenyak
bawalah kesyahduan hingga dujung akhir
ada rampai cinta disana
meramu kasih
membebat rintih perih

setelah tiba dariku setatap sendu
balaslah dengan senyum termanismu
sebab malam tiba di langit
sebab larut di simpang subuh
hanya untuk menjemput temaram fajar
sungguh...
dan tubuh kita
lebur
luruh
ruh...

 
(*meja ilmu gubuk pikir
debur desember 0411

Pahlawan

By: Safitri Inge Ariani

Pahlawan itu layaknya akar pohon
tertancap, tertanam kuat dalam tanah
menahan berdirinya pohon nan rindang
Ia biarkan semua memuji dan mengagumi pohon,
merasakan manisnya buah
dan melupakannya yang terkubur dalam gelap

Pahlawan itu layaknya hujan
membiarkan rintiknya menghilang terserap,
kesejukannya direguk seluruh alam
Ia biarkan seisi semesta menyesap kesegarannya,
pepohonan tumbuh subur karenanya
dan melupakannya yang terbaur dalam tanah basah

Pahlawan tak ingin pujian
tak harap sanjungan
Berbuat dan menebar manfaat,
merasa bahagia dalam diam


Tuk Bapak, Ibu, dan semua pahlawan kehidupanku
yang berjuang tanpa pamrih,
Semoga Allah meninggikan derajatmu.

Banda Aceh,
10 November 2011

Rabu, 02 November 2011

Merindu

By: Amma O'Chem

Sejenak aku bertanya pada diri
Mengapa ada sakit dihati
Sakit yang tak terperi
Memaksa untuk terus memberi
Rasa yang tadinya kuanggap besi

Aku tak kuasa dengan rasa ini
Memenjara setiap sepi
Hingga air mata tak berhenti

Apakah aku merindu?
Apakah ini namanya cinta biru?
Ataukah hanya rasa semu?

Entah mengapa aku begitu merindu
Merindu akan dirimu
Entah mengapa dengan hatiku
Selalu merindu
Padamu